ABDITV GROUP

HIDUP TAK BUTUH RENCANA

Oleh : Dadang Saepudin

Akhir tahun 2019, teman saya sudah sewa ruko, setup kantor baru, kendaraan baru, dll… pokoknyasiap ekspansi usaha ditahun 2020 dengan perencanaan yang matang tentu saja. Apa yang terjadi? Maret 2020 wabah Covid-19 masuk ke Indonesia, semua rencana buyar, usahanya otomatis tidak bisa berkembang bahkan mengalami kemunduran.

Disektor bisnis online, wabah Covid-19 justru faktor pendorong usahanya semakin meningkat secara signifikan karena banyak orang berada dirumah dan belanja online dari handphone jadi pilihan. Keduanya sama-sama DILUAR DUGAAN, sama-sama tidak tahu akan ada wabah sebesar ini.

Siapa yang beruntung? Gampangnya, disektor bisnis online-lah yang mengalami keberuntungan, padahal sebenarnya tidak juga. Mari kita kupas soal keberuntungan ini.

Mungkin sering kita mendengar ungkapan ini, “Orang tidak tahu kalah sama orang yang tahu,orang yang tahu kalah sama orang yang rajin, dan orang yang rajin kalah sama orang yangberuntung”. Ada banyak contoh orang-orang beruntung yang hadir disekitar kita, keberuntungan yang paling mudah kita lihat adalah yang bersifat materi: ada yang mendapatkan hadiah rumah, kendaraan,menang undian/kuis berupa uang, dll. Bentuk keberuntungan sebenarnya bukan hanya materi. Coba perhatikan video berikut ini:

Kita semua pasti pernah bahkan beberapa kali telah mendapatkan keberuntungan, cuma yangdiinginkan tentu saja sesering mungkin kalau bisa, iya kan? Nah, kalau maunya sering beruntung “Apakah keberuntungan itu kebetulan atau bisa diusahakan?

Kalau kita berpikir keberuntungan itu sebuah kebetulan, maka lupakan soal keberuntungan dan tunggu sampai suatu saat kita mendapatkannya yang entah kapan, namanya juga kebetulan. Kalau bisa diusahakan, bagaimana caranya?

1. Berprasangka Baik

Bagi orang sunda, ada isitilahnya “manajemen untung”. Dihampir setiap kejadian yang tidak diharapkan saja mampu melaihat hal positifnya “untung yang kena cuma tangan, untung yang diambil pencuri cuma satu, untung..… dll”. Lanjutkan budaya baik ini bukan hanya pada saat kejadian yang tidak diharapkan tetapi untuk kehidupan keseharian, setiap saat.

Kalimat yang insya Allah membantu adalah bahwa:

  • Allah PASTI memberikan takdir terbaik kepada kita artinya tidak mungkin ada takdir Allah yang buruk, yang ada adalah takdir yang tidak sesuai dengan keinginan kita.
  • Baik-buruk menurut kita tidak sama baik-buruk dihadapan Allah Yang Maha Tahu
  • Suka-tidak suka menurut kita berbeda suka-tidak suka dihadapan Allah Yang Maha Tahu

Latihlah BERPRASANGKA BAIK terhadap Allah SWT bahwa apa yang kita telah terima saat ini PASTI takdir terbaik dari Allah. Bahasa lain orang sunda “Pasti aya hikmahna”, masalahnya sering sadar belakangan seperti kisah berikut:

Seorang raja muda mempunyai hobi berburu, setiap hari sang Raja berburu ditemani penasihat bijak.  Suatu ketika pergi berburu, Raja menangkap seekor rusa lalu disembelih dan dipotong[1]potong. Karena begitu bersemangatnya, jari kelingking Raja terpotong. Raja pun kesakitan dan menangis sepanjang perjalanan pulang.

“Penasehat bijak memberi nasihat kepada raja, „setiap kejadian yang terjadi di bawah langit  ini ada hikmahnya‟. Setelah sampai di kerajaan, sang Raja pun diberi obat,” Setelah tiga hari berselang, Raja tidak menerima keadaan: ada bagian tubuh yang hilang.

Raja menganggap, biarpun dirinya tampan dan kaya, tapi jika ada bagian tubuh yang hilang, maka ia tetap cacat. Penasihat bijak sudah kehabisan kata-kata. Segala nasihat sudah disampaikan tetapi raja tidak bisa menerima.

Hai Raja, mestinya Anda bersyukur hanya satu jari yang hilang, tidak sampai pergelangantangan yang terpotong,” Mendengar nasihat tersebut, Raja tersinggung dan memanggil prajurit untuk memasukkan penasihat bijak ke penjara.

Tiga tahun berselang, Raja kangen berburu dan mengajak penasihat baru untuk menemaninya. Ketika mencari jalan keluar hutan, mereka bertemu sekelompok orang membawa tongkat. Raja dan penasihat akhirnya dibawa ke perkampungan kanibal, yang saat itu mencari persembahan.Tetapi sebelum dipersembahkan, Raja diperiksa terlebih dahulu dan ditemukan ada jari yang hilang. Orang cacat tidak bisa digunakan untuk persembahan dan penasihat yang tubuhnya lengkap dan normal dijadikan persembahan. Lalu Raja pulang berlari terbirit-birit dan akhirnya menemukan jalan keluar dari hutan.

Sesampainya di kerajaan, Raja memberi perintah kepada prajurit untuk mengeluarkan penasihat bijak yang dulu dipenjara. “Hai penasihat bijak, ternyata apa yang kau katakan itu benar, jika jari saya tidak putus, saya akan menjadi tumbal persembahan para kanibal di hutan,” Penasihat bijak pun merasa bersyukur dipenjara selama tiga tahun karena “Seandainya aku tidak dipenjara maka Raja akan berburu dengannya dan dia akan menjadi tumbal mereka,”.

Nah, TIDAK ADA KEBETULAN yang ada adalah kenyataan yang belum tertangkap hikmahnya.

2. Tenangkan Hati

Perhatikan video “Brain Ball” ini:

Ya, tenangkan pikiran maka engkau akan jadi pemenang. Saran dari seorang mukmin kepada sesama mukmin supaya berhati tenang tentu saja sesuai dengan ajaran yang kita terima, salah atu ayat quran menegaskan “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hatimu akan menjadi tenang”.Mengingat Allah menjadi tenang?, ya kalau kita juga mengenal Allah Yang Maha Luas ampunannya saat kita merasa banyak dosa, mengenal Allah Yang Maha Kuasa yang tidak tunduk pada sebab-akibat yang ia ciptakan sehingga dihadapan-Nya segala sesuatu sangat mungkin terjadi.

Mengingat Allah maka hatimu TENANG kemudian kamu jadi PEMENANG.. , Ayat quran lainnya menyebutkan, “Ingatlah Allah yang banyak supaya kamu BERUNTUNG/MENANG” Kalau kata Si Cepot, kudu “Lumampah Ulah Ngalengkah” alias kudu “Indit Bari Cicing” tea, badan kita boleh pergi kemana saja dan mengerjakan apa saja tetapi HATI TETAP dalam keadaan mengingat Allah.

Sederhananya begitu, selama pikiran kita positif, prasangka kita baik… insya Allah kehidupan kita akan tetap baik.

Candaan saya dengan teman sekaligus guru saya yang sama-sama pernah belajar per-energian (tenaga dalam) bahkan beliau juga seorang konsultan manajemen jadinya begini nih, “ngajarin perencanaan mah untuk pelatihan kalau buat kita intinya adalah menjaga perasaan positif agar kehidupan kita tetap baik, Kadang orang juga salah dalam melakukan perencanaan, “rencana bukan tentang hal-hal yang ingin kita lakukan tetapi hal-hal yang bisa kita lakukan”.

Punya perencanan tentu saja bagus, saya pun menganjurkannya namun seperti tulisan diawal tadi, kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi dihadapan kita besok hari karenanya rencana bisa saja berubah setiap hari.. iya kan?

Kalau begitu berpeganglah pada yang tidak seharusnya berubah supaya kehidupan kita tetap baik salah satunya senantiasa berpikir/berprasangka baik terutama kepada Allah SWT.

Semoga bermanfaat

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *