ABDITV GROUP

CERPEN – 1000 Seribu, Cerita Pendek 3 Sekawan

Karya : Inggit IG: @inggitsky

Kisah ini dimulai dari 3 sahabat yang saling mengerti dan memahami

Tika gadis tomboy yang memiliki karakter wanita hamil alias sensitif, berambut pendek selayaknya gadis tomboy.

Sara gadis feminim yang memiliki karakter cuek tapi perhatian, rambutnya yang terurai panjang, dan kulitnya yang putih menambah kecantikan paripurnanya.

Yang terakhir Juned lelaki dengan perawakan kurus kering berkulit hitam beramput rancung yang setia menemani 2 sahabat perempuannya.

Mereka ber3 bersahabat sejak kelas satu SMK, mereka sekolah disekolah yang sama walaupun beda jurusan, Tika dam Sara ada dijurusan yang sama yaitu kimia walaupun mereka beda kelas, sedangkan Juned ada dijurusan tehnik gambar bangunan.

Awal mereka bersahabat karena punya nasib yang sama, setiap ujian sekolah, mereka tidak pernah ikut ujian karena tidak punya kartu ujian, sebagai gantinya mereka selalu ikut ujian susulan.

“Boleh gua gabung?”tanya Tika yang melihat Sara sedang duduk seorang diri dikantin sekolah

Sara hanya menganggukan kepala sambil mengibas ngibaskan kipas kecil ke wajahnya.

“Loe ga ikut ujian?” tanya Tika.

“Gua ga punya kartu ujian, dan ortu gua ga bisa dateng kesekolah,” jawab Sara cuek

“Loe sendiri?” tanya Sara

Sama kita senasib,” jawab Tika singkat

hufffthhh ternyata aja juga yang senasib sama gua,” sambung Juned yang tak sengaja mendengar percakapan mereka dan langsung duduk bergabung.

Mereka ber3 saling tatap dan akhirnya tertawa bersama

Gua Juna, anak TGB 2,” kata Juned memperkenalkan diri

Juna juna, Juned” sahut Sara yang melihat papan nama Juned

Yaelah, gpp kali Juna juga biar keren dikit,” kata juned dengan wajah usilnya

“Gua Sara, panggil gua Rara, gua anak Kimia1,”

Gua Tika, panggil Gua Titi, gua anak Kimia3

Itulah awal mula pertemuan mereka yang tidak disengaja, sampai akhirnya mereka menjadi 3sahabat.

#

Ditaman dekat sekolah

Bentar lagi ujian nasional, masa ia kita mau ikut ujian susulan”, kata Tik dengan wajah putus asa.

iia mudah mudahan sekolah ngasih kita keringan,” aahut Sara.

Kepala sekolah nyuruh kita bikin SKTM ( surat keterangan tidak mampu) tapi emak gua ga mau ngurusin karna gengsi,” sambung Juned

Anak lain yang senasib sama kita sih enak ortunya masih bisa dtg kesekolah dan minta keringanan, lah kita, apa kabarnya,” kata Tika

Mereka b3 bukan berasal dr kel kaya raya.

Juned anak pertama degan 1 orang adik, emaknya punya gengsi yang tinggi walaupun hidup mereka masih serba kurang.

Tika yang dari lahir ditinggal kabur ibunya karena bapaknya yang tidak punya penghasilan tetap, dan ditinggal gitu aja dirumah neneknya.

Sedangakan Sara, anak pertama yang punya 3 adik kecil walaupun beda bapak.

Pokoknya lulus sekolah gua mau langsung kerja, ngumpulin duit yang banyak sampe 1000 triliun,” kata juned penuh tekad.

1000 triliun uang semua tuh atau campur daun,” sambung sara sambil tertawa kecil

Semangat 1000 triliun,” sahut Tika sambil mengepalkan tangannya.

“Semangat!!!!!” sambung juned

Pembahasan mereka berakhir dengan 1000 triliun.

#

Hari ujian tiba, dengan toleransi yang diberikan pihak sekolah Tika, Sara dan juga juned di izinkan mengikuti ujian nasional tanpa syarat, merekapun lulus dengan nilai pas pasan.

Tak lama setelah lulus Tika bekerja diluarkota dengan gaji yang lumayan, Sara bekerja didalam kota dengan gaji yang lumayan juga, sedangkan juned masih kerja serabutan.

Dengan kesibukan mereka, sesekali mereka meluangkan waktu untuk berkumpul, membahas permasalahan hidup,
Juned yang penghasilannya selalu habis untuk memenuhi kebutuhan ibu dan adiknya, Sara yang harus mengatur penghasilannya untuk membantu menyekolahkan ke3 adiknya, sedangkan Tika, ayahnya yang tidak punya penghasilan tetap, selalu saja meminta uang padanya tanpa henti, tapi semangat 1000 triliun mereka tetap ada.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti taun, 3 sahabat itupun kini sudah sangat dewasa
Mereka 1 per 1 menikah, tapi ternyata kehidupan pernikahan itu tidak mudah.

Dirumah Sara

Cape gua lama lama, gua kerja ga ada hasilnya, duit selalu abis buat penuhin semua kebutuhan emak sama adik gua, padahal bentar lagj istri gua lahiran, gua ga punya tabungan sama sekali,” keluh juned

Lagian gua heran sama bapak loe, diakan masih kuat tapi males kerja, semuanya ngandelin loe,” sahut Sara

sekali sekali loe nolak lah kalo emak loe minta ini itu, biar bapak loe mikir kalo dia masih punya tanggung jawab emak sama ade loe” sambung Tika

Tau lah, pusing gua,” kata Juned

Gua juga sama ned, ibu gua terus minta duit buat nambahin sekolah ade ade gua, kalo gua ga jualan online kaya gini , duit dari mana gua, gua ga enak kalo minta terus sama suami gua,” keluh Sara

lah bapak tiri loe kmn emang?” tanya Tika

Tau lah, dia mah ga guna,” jawab Sara ketus

Gua apalagi, walaupun sekarang bapak gua udah jarang bgt minta duit ke gua, tapi semenjak nikah, hamil terus gua keluar kerja, buat beli pelembab pipi aja susah banget, uang belanja yang dikasih minim, gua pengen ngasih buat nenek gua aja susah, pengen usaha ga punya modal, pusing gua,” keluh Tika

Semangat 1000 triliun!!!” teriak Sara

Semangatt!!!!!!” sahut Tika dan Juned berbarengan

Mereka pun membubarkan diri.

#

Beberapa bulan kemudian

Pesan singkat WhatsApp

Sara
Rapat yuu

Juned
Udah kaya dewan DPR aja pake rapat segala

Sara
Biasa ya kumpul dirumah gua

Tika
Suami loe ga balik emang

Sara
Biasalah

Juned
Udah kaya bang toyib suami loe

Sara
Pokoknya buruan pada kesini, gua mau ngomong penting

#

Ada apaan siih bikin gua kaget aja” tanya Tika

huuh, pake rapat rapat segala,” samvung juned

Gimana kalo kita usaha bareng,” kata sara

Boleh juga tapi usaha apa?” tanya Tika

hmmm makanan, atau baju, sepatu?” sambung Tika

Modalnya gimana?” tanya Juned dengan muka bingung

Masalah modal, suami gua mau modalin, kebetulan duit warisan dia udah cair,” kata Sara dengan muka bahagia

Wahhh asiikk kita kecipratan dong,” kata juned

tenang, entar kalian pasti kecipratan, kecipratan air hujan,” sahut Saha sambil tertawa kecil.

gua sih punya ide kita buka WO (wedding organizer), loe kan jago masak Ti, nah lo yang pegang catering, sisanya biar gua sama juned yang pegang, gimna?” tanya Sara pada 2 sahabatnya itu

Boleh juga siih, tapi buka WO kan butuh modal gede,” jawab Tika

Sara menjelaskan sesikit managemen usaha yang mau mereka bangun, walaupun tidak lulus tapi Sara pernah kuliah dijurusan management bisnis.

kita kasih nama apa nii WO kita?” tanya juned

Mereka b3 tampak berfikir keras.

Gimana kalo 1000 wedding, kita kan selalu menyemangati diri dengan teriakan 1000 triliun, karena 1000 triliun aga mustahil kita capai, tapi kalo 1000 wedding in sya allah kita bisa kejar,” kata Tika pejuh semangat

“Setuju!!!” kata Sara dan Juned bersamaan

Semangat 1000 triliun!!!” teriak Juned

Semangat!!!!!!” sahut Tika dan Sara penuh semangat.

Setelah mereka sepakat untuk membuka usaha WO bersama, mereka mulai menjalankan usahanya, promosi sana sini, tidak mulus memang, banyak yang menolak bahkan tidak percaya acaranya dipegang oleh 1000 wedding, tapi semangat mereka terap membara, sampai akhirnya berbulan bulan tak satu acarapun yang mereka pegang, sampai mereka hampir putus asa, namun harapan masih ada selama mereka bekerja keras.

Ditempat juned bekerja

Juned,” panggil bos juned

iia pa,” jawab juned

Temen kamu buka WO kan, buat acara khitanan bisa?” tanya bos juned

Bisa pak!!! Buat kapan pa,” jawab Juned penuh semangat

Bulan depan,” kata bos juned

Siap pa, nanti saya hub kawan saya untuk segera memghubungi bapak,” sahut juned

Bos juned hanya mengangguk

Juned memang masih bekerja diperusahaannya selama usaha yang sedang di rintis bersama 2 sahabatnya belum berjalan lancar.

Dengan penuh semangat juned memberi tau kabar baik kepada 2 sahabtnya itu, merekapun langsung menghubungi bos juned, setelah sepakat akhirnya acara khitanan anaknya bos juned mereka pegang, acarapun berjalan dengan lancar dan sukses, makanan enak, dekorasi bagus, dan semua sesuai dengan keinginan pelanggan.

Karena bos juned mesara sangat puas dengan pelajanan 1000 wedding, bos juned pun secara tidak langsung ikut mempromosikan dan merekomendasikan 1000 wedding kepada koleganya, lambat laun, satu per satu pelanggan berdatangan, tak hanya acara wedding, khitanan, ulang tahun, lamaran, tunangan, bahkan pesta buat kelulusan pun 1000 wedding terima.

Kini kehidupan 3 sahabat itu sedikit demi sedikit berubah, Juned sudah tidak perlu resah dengan banyaknya permintaan ibu dan adiknya diapun masih bisa mencujupi kebutuhan anak dan istrinya, Sara pun sudah tidak perlu minta kepada suaminya ataupun jualan online untuk membantu k3 adiknya sekolah, dan Tika sudah tidak perlu khawatir dengan kondisi ekonominya, walaupun uang belanja yang dikasih suaminya minim tapi dengan adanya usaha ini Tika bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan dirinya sendiri.

Sampai waktu berlalu, persahabatan mereka melebihi persaudaraan, 1000 wedding berkembang dengan baik, kini 1000 wedding membuka kantor dan merekrut beberapa karyawan.

Assalamualaikum, selamat datang di acara peresmian kantor 1000 wedding , terima kasih buat semua keluarga, sahabat, dan tamu undangan sudah hadir, sebelum peresmian dimulai, kita ingin mendengar sepatah 2 patah kata dari para owner 1000 wedding, kita persilahkan,” kata fani pembawa acara

Terima kasih untuk semua do’a dan dukungan, hanya satu kata yang selalu membuat kita b3 selalu semangat,” kata Sara memberin kode pada k2 sahabatnya

SEMANGAT 1000 TRILIUN!!!!!” kata mereka kompak

Akhirnya pita pun digunting dan kantor 1000 wedding reski dibuka.
Terlihat semua tampak bahagia, kini 3 keluarga berkumpul menjadi 1 dan bahagia untuk selamanya.

TAMAT

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *